Pancasila

MEMBANGUN ARGUMEN TENTANG DINAMIKADAN TANTANGAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

×

MEMBANGUN ARGUMEN TENTANG DINAMIKADAN TANTANGAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

Share this article
Sejarah Perumusan Sila Pertama
Sejarah Perumusan Sila Pertama

 

Penulis : Zulfa

PANCASILA- Argumen tentang dinamika Pancasila

Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Sebagaimana diketahui bahwa Soekarno adalah termasuk seorang perumus bahkan penggali dan pemberi nama dasar negara. Dalam perjalanan pemerintahannya, ideologi Pancasila mengalami pasang surut karena dicampur dengan ideologi komunisme dalam konsep Nasakom.

Pada masa pemerintahan presiden soeharto Pancasila sebagai dasar negara di laksanakan secara murni dan konsekuen.namun pada tanggal 1998 muncul gerakan reformasi yang mengakibatkn presiden soeharto berhenti dari jabatan presiden.pada tahun 2004 sampai sekarang ,berkembang pada akademisi pemerhati serta pecinta Pancasila yang kembali menyuarakan Pancasila sbg dasar negara melalui berbagai kegiatan seminar.

Argumen tentang tantangan terhadap Pancasila

Pada era globalisasi ini banyak hal yang akan merusak mental dan nilai moral Pancasila yang menjadi kebanggan bangsa dan negara Indonesia. Tantangan yang muncul antara lain berasal dari derasnya arus paham-paham yang berstandar pada otoritas materi, seperti liberalisme, kapitalisme, komunisme, sekularisme, pragmatisme, dan hedonisme, yang menggerus Kepribadian bangsa yang berkarakter nilai-nilai Pancasila.

Terkait dengan tantangan yang melanda bangsa Indonesia sebagaimana diatas maka dapat diindentifikasikan sebagai berikut.

  1. Dilihat dari kehidupan masyarakat
Pos Terkait:  Mendeskripsikan Esensi Dan Urgensi Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Terjadi kegamangan dalam kehidupan bernegara dalam era reformasi, karena perubahan sistem pemerintahan yang begitu cepat, masyarakat merasa bebas tanpa tuntutan nilai dan norma dalam kehidupan bernegara. Akibatnya bisa ditemukan perilaku anatkisme, selain itu kondisi euforia politik tersebut dapat memperlemah integrasi nasional.

  1. Dalam bidang pemerintahan

Banyak muncul di ranah publik aparatur pemerintahan, baik sipil maupun militer yang kurang mencerminkan jiwa kenegaraan. Terdapat fenomena publik aparatur yang aji mumpung atau mementingkan kepentingan kelompoknya saja. Hal tersebut perlu segera dicegah dengan cara meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan melakukan upaya secara masif dan serta sistematis dalam membudayakan nilai-nilai Pancasila bagi para aparatur negara.

Pada era globalisasi ini banyak hal yang akan merusak mental dan nilai moral Pancasila yang menjadi kebanggan bangsa dan negara Indonesia. Tantangan yang muncul antara lain berasal dari derasnya arus paham-paham yang berstandar pada otoritas materi, seperti liberalisme, kapitalisme, komunisme, sekularisme, pragmatisme, dan hedonisme, yang menggerus Kepribadian bangsa yang berkarakter nilai-nilai Pancasila.

Terimakasih Telah Membaca, Semoga Bermanfaat.

Baca Juga : Menggali Sumber Historis, Sosiologis, Politis tantang Pancasila sebagai Ideologi Negara