Air Liur dan Ingus Najis Hanya bila Dalam Kondisi Ini

Posted on

Apa itu Air Liur dan Ingus?

Air liur dan ingus adalah cairan yang dihasilkan oleh tubuh manusia sebagai bagian dari sistem pernapasan. Air liur diproduksi oleh kelenjar ludah di dalam mulut, sedangkan ingus diproduksi oleh selaput lendir di dalam hidung. Kedua cairan ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan saluran pernapasan.

Fungsi Air Liur

Salah satu fungsi utama air liur adalah membantu dalam proses pencernaan. Saat kita mengunyah makanan, air liur akan bercampur dengan makanan tersebut dan membantu melunakkan makanan agar lebih mudah ditelan dan dicerna oleh tubuh. Selain itu, air liur juga mengandung enzim-enzim yang membantu dalam proses pemecahan karbohidrat dan lemak dalam makanan.

Di samping itu, air liur juga berperan dalam menjaga kebersihan mulut. Saat kita berbicara atau makan, air liur akan membantu membersihkan sisa-sisa makanan di gigi dan mulut, serta membantu mengurangi pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut atau masalah kesehatan gigi lainnya.

Pos Terkait:  Batasan Orang Disebut Mampu Berkurban

Fungsi Ingus

Ingus, atau lendir hidung, memiliki peran yang penting dalam melindungi saluran pernapasan kita. Ingus berfungsi sebagai pelindung alami yang membantu menjaga agar bakteri, virus, dan partikel-partikel asing lainnya tidak masuk ke dalam paru-paru. Ingus juga membantu menjaga agar saluran pernapasan tetap lembab dan terhindar dari kekeringan yang dapat menyebabkan iritasi.

Ingus juga mengandung antibodi dan sel-sel kekebalan tubuh lainnya yang membantu melawan infeksi. Ketika tubuh kita terinfeksi oleh virus atau bakteri, produksi ingus akan meningkat untuk membantu mengeluarkan patogen-patogen tersebut dari tubuh.

Kondisi di Mana Air Liur dan Ingus Bisa Menjadi Najis

Meskipun air liur dan ingus memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan saluran pernapasan, ada beberapa kondisi di mana air liur dan ingus dapat menjadi najis. Salah satu kondisi tersebut adalah saat kita mengalami infeksi saluran pernapasan atas, seperti flu atau pilek.

Saat kita terinfeksi virus atau bakteri, tubuh akan menghasilkan lebih banyak ingus untuk membantu melawan infeksi tersebut. Ingus yang dihasilkan saat kita sakit biasanya berwarna kuning atau hijau, dan dapat mengandung patogen-patogen yang dapat menular ke orang lain. Oleh karena itu, saat kita sakit, penting untuk menjaga kebersihan tangan dan menggunakan tisu atau sapu tangan saat bersin atau batuk untuk menghindari penyebaran infeksi.

Pos Terkait:  Mengenal Suami Para Wanita di Surga: Menemukan Kebahagiaan Abadi

Demikian pula, air liur yang dihasilkan saat kita sakit juga dapat mengandung patogen-patogen yang dapat menular. Virus atau bakteri yang menyebabkan penyakit dapat masuk ke dalam air liur dan dapat ditularkan melalui kontak langsung atau melalui benda-benda yang terkontaminasi.

Menjaga Kebersihan Saluran Pernapasan

Untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan, penting untuk menjaga kebersihan mulut dan hidung. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:

– Mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir.

– Menggunakan tisu atau sapu tangan saat bersin atau batuk, dan segera membuangnya setelah digunakan.

– Menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit, terutama jika mereka batuk atau bersin.

– Menjaga kebersihan gigi dengan menyikat gigi secara teratur dan menggunakan benang gigi.

– Menghindari kebiasaan menggigit kuku atau memasukkan jari ke dalam mulut.

– Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat.

Dengan menjaga kebersihan saluran pernapasan, kita dapat membantu mencegah penyebaran infeksi dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kesimpulan

Air liur dan ingus merupakan cairan yang dihasilkan oleh tubuh manusia sebagai bagian dari sistem pernapasan. Kedua cairan ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan saluran pernapasan, seperti membantu dalam proses pencernaan, menjaga kebersihan mulut, melindungi saluran pernapasan, dan melawan infeksi.

Pos Terkait:  Sifat Umar bin Khattab: Kisah Inspiratif dari Khalifah yang Bijaksana

Namun, saat kita mengalami infeksi saluran pernapasan atas, baik air liur maupun ingus dapat menjadi najis dan mengandung patogen-patogen yang dapat menular. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan saluran pernapasan dengan mencuci tangan secara teratur, menggunakan tisu saat bersin atau batuk, menghindari kontak langsung dengan orang yang sakit, dan menjaga kebersihan gigi.

Dengan langkah-langkah yang tepat, kita dapat menjaga kesehatan saluran pernapasan dan mencegah penyebaran infeksi yang dapat membahayakan kesehatan kita.