Umum

Ini Pengertian Wudhu Secara Syar’i dan Harfiah

×

Ini Pengertian Wudhu Secara Syar’i dan Harfiah

Share this article

Apa Itu Wudhu?

Wudhu adalah salah satu ibadah yang penting dalam agama Islam. Ibadah ini dilakukan sebelum melaksanakan salat atau beribadah lainnya. Wudhu adalah proses membersihkan diri dengan menggunakan air suci, sebagai sarana untuk mensucikan jiwa dan tubuh sebelum beribadah. Wudhu juga memiliki pengertian secara harfiah dan syar’i yang perlu dipahami oleh setiap muslim.

Pengertian Wudhu Secara Harfiah

Secara harfiah, wudhu berarti “bersih” atau “mewarnai.” Dalam konteks wudhu, pengertian ini merujuk pada membersihkan diri dari kotoran atau hadas kecil seperti buang air kecil, buang air besar, atau tidur yang lelap. Dengan melakukan wudhu, seseorang akan mendapatkan kebersihan fisik.

Pengertian Wudhu Secara Syar’i

Sedangkan secara syar’i, wudhu memiliki pengertian yang lebih luas. Wudhu adalah ibadah yang dilakukan dengan cara mengusap dan membasuh anggota tubuh tertentu dengan air suci. Tujuan utama dari wudhu secara syar’i adalah untuk membersihkan diri secara fisik dan spiritual sebelum beribadah kepada Allah SWT.

Keutamaan Melakukan Wudhu

Ada banyak keutamaan yang dapat diperoleh dengan melakukan wudhu. Salah satunya adalah mendapatkan pahala dan ampunan dari Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya ketika seorang muslim atau mukmin melakukan wudhu dan membersihkan anggota tubuhnya dengan baik, maka dosa-dosanya akan keluar dari tubuhnya, bahkan hingga keluar dari bawah kukunya.”

Pos Terkait:  Ini Urutan Peristiwa Tanda-tanda Kiamat

Selain itu, melakukan wudhu juga dapat memberikan ketenangan dan kesegaran pada jiwa dan tubuh. Dengan berwudhu, seseorang akan merasakan kesegaran dan kenyamanan dalam menjalankan ibadah. Wudhu juga dapat meningkatkan konsentrasi dalam beribadah, sehingga ibadah yang dilakukan akan lebih khushu’.

Langkah-langkah Melakukan Wudhu

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam melakukan wudhu dengan benar. Pertama, niatkan dalam hati untuk melakukan wudhu karena Allah SWT. Kemudian, basuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali. Setelah itu, berkumur-kumur dengan air sebanyak tiga kali.

Selanjutnya, isi tangan dengan air dan usapkan ke seluruh anggota tubuh yang bisa dicapai dengan tangan kanan, mulai dari kepala hingga ujung kaki. Pastikan semua anggota tubuh terkena air, termasuk bagian telinga dan leher.

Setelah itu, bersihkan wajah dengan menyapu tangan kanan dan kiri sebanyak tiga kali. Lalu, basuh kedua tangan hingga siku, juga sebanyak tiga kali. Kemudian, usapkan air ke kepala sebanyak satu kali.

Setelah itu, basuhlah kedua kaki hingga mata kaki dengan tangan kanan dan kiri, juga sebanyak tiga kali. Pastikan seluruh langkah-langkah tersebut dilakukan dengan penuh kesungguhan dan konsentrasi.

Hal-hal yang Membatalkan Wudhu

Ada beberapa hal yang dapat membatalkan wudhu, sehingga harus diulang kembali sebelum melaksanakan ibadah. Beberapa di antaranya adalah buang air kecil atau besar, keluarnya air mani, tidur yang lelap, muntah-muntah, atau kehilangan akal sehat.

Pos Terkait:  Beda Letak Kepala Jenazah Laki-laki dan Perempuan

Jika salah satu dari hal-hal tersebut terjadi, maka wudhu harus diulang untuk menjaga kebersihan dan kesucian dalam beribadah. Sebagai seorang muslim, kita harus selalu menjaga kebersihan dan kesucian dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT.

Kesimpulan

Secara harfiah, wudhu berarti membersihkan diri, sedangkan secara syar’i, wudhu adalah ibadah membersihkan diri dengan air suci sebelum beribadah. Melakukan wudhu memiliki banyak keutamaan dan manfaat, seperti mendapatkan pahala, menghilangkan dosa, dan memberikan kesegaran jiwa dan tubuh.

Untuk melaksanakan wudhu, ada beberapa langkah yang harus diikuti dengan benar. Selain itu, ada juga hal-hal yang dapat membatalkan wudhu, sehingga harus diulang kembali sebelum beribadah. Dengan menjaga kebersihan dan kesucian dalam beribadah, kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan merasakan keberkahan dalam setiap ibadah yang kita lakukan.