Inilah Lafal dan Keutamaan Sayidul Istighfar Menurut

Posted on

Pengertian Sayidul Istighfar

Sayidul Istighfar adalah doa istighfar yang memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri. Lafal Sayidul Istighfar terdapat dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan diakui kebenarannya oleh para ulama. Doa ini merupakan salah satu doa istighfar yang sangat dianjurkan untuk diamalkan oleh umat muslim.

Lafal Sayidul Istighfar

Lafal Sayidul Istighfar adalah “Allahumma Anta Rabbi, la ilaha illa Anta, khalaqtani wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ahdika wa wa’dika mastathaitu, a’udhu bika min syarri ma sana’tu, abu’u laka bini’matika ‘alayya wa abu’u bidzambi, faghfirli, fa innahu la yaghfiru adhdhunuba illa Anta.”

Artinya, “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perjanjian dan janji-Mu sejauh yang aku mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”

Pos Terkait:  Shalat Dhuha: Keutamaan, Tata Cara, dan Manfaatnya

Keutamaan Sayidul Istighfar

Doa Sayidul Istighfar memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Siapa yang mengucapkan Sayidul Istighfar di pagi hari dengan yakin dan meninggal dalam hari itu sebelum sore, maka ia termasuk penghuni surga. Dan siapa yang mengucapkannya di malam hari dengan yakin dan meninggal dalam malam itu sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga.”

Terdapat pula hadis yang menceritakan bahwa Sayidul Istighfar adalah doa istighfar yang paling utama. Barang siapa yang mengucapkannya dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.

Cara Mengamalkan Sayidul Istighfar

Untuk mengamalkan Sayidul Istighfar, kita dapat melakukannya setiap pagi dan malam hari sebelum tidur. Caranya adalah dengan membaca lafal Sayidul Istighfar dengan penuh khusyuk dan keyakinan. Kita harus benar-benar merasakan makna dan arti dari lafal Sayidul Istighfar tersebut.

Usahakan untuk mengucapkannya dengan hati yang ikhlas dan penuh penyesalan atas dosa-dosa yang telah kita perbuat. Selain itu, kita juga perlu berusaha untuk tidak mengulangi perbuatan dosa yang sama serta berusaha meningkatkan kualitas ibadah kita secara keseluruhan.

Pos Terkait:  Pengertian Adab Perjalanan Bentuk: Menjaga Kehormatan Diri dan Lingkungan

Manfaat Mengamalkan Sayidul Istighfar

Mengamalkan Sayidul Istighfar memiliki banyak manfaat yang dapat kita rasakan sebagai muslim. Pertama, doa ini dapat membersihkan hati dan jiwa kita dari dosa-dosa yang telah kita perbuat. Dengan mengakui dosa-dosa kita dan memohon ampunan kepada Allah, kita akan merasa lega dan tenang.

Kedua, Sayidul Istighfar juga dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah. Dengan menyadari bahwa kita hanyalah hamba Allah yang memiliki banyak kekurangan, kita akan semakin dekat dengan-Nya dan berusaha untuk meningkatkan ibadah kita.

Ketiga, mengamalkan Sayidul Istighfar juga dapat memberikan keberkahan dalam hidup kita. Dengan selalu memohon ampunan kepada Allah, kita akan mendapatkan rahmat-Nya dan hidup kita akan dipenuhi dengan berkah dan kesuksesan.

Kesimpulan

Sayidul Istighfar adalah doa istighfar yang memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri. Lafal Sayidul Istighfar terdiri dari kata-kata yang mengakui kebesaran Allah, mengakui dosa-dosa kita, dan memohon ampunan-Nya. Mengamalkan Sayidul Istighfar memiliki banyak manfaat, antara lain membersihkan hati dan jiwa dari dosa, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memberikan keberkahan dalam hidup kita. Mari kita amalkan Sayidul Istighfar dengan sungguh-sungguh agar kita dapat meraih keutamaannya dan mendapatkan ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.