Cara Shalat Istisqa Lengkap dengan Teks Khutbahnya

Posted on

Cara Shalat Istisqa Lengkap dengan Teks Khutbahnya

Pendahuluan

Shalat Istisqa adalah salah satu bentuk doa dan ibadah yang dijalankan oleh umat Muslim sebagai upaya untuk memohon hujan kepada Allah SWT ketika mengalami kekeringan atau musim kemarau yang panjang. Ibadah ini dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika umatnya mengalami kelangkaan air. Dalam artikel ini, akan dijelaskan secara lengkap mengenai cara melaksanakan shalat Istisqa beserta teks khutbahnya.

Persiapan Sebelum Melaksanakan Shalat Istisqa

Sebelum melaksanakan shalat Istisqa, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan, antara lain:

1. Berwudhu seperti ketika hendak melaksanakan shalat fardhu.

2. Memilih tempat dan waktu yang tepat. Shalat Istisqa dapat dilaksanakan di masjid atau di tempat terbuka jika memungkinkan. Waktu yang disarankan adalah setelah terbitnya matahari hingga sebelum masuk waktu shalat Dhuhur.

3. Bersiap dengan bacaan doa dan khutbah yang akan disampaikan.

Tata Cara Melaksanakan Shalat Istisqa

Setelah melakukan persiapan, berikut adalah tata cara melaksanakan shalat Istisqa:

1. Menghadap kiblat dan berniat dalam hati untuk melaksanakan shalat Istisqa.

2. Melakukan takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga dan mengucapkan “Allahu Akbar”.

3. Membaca doa iftitah.

4. Melakukan ruku’ seperti dalam shalat fardhu.

5. Bangkit dari ruku’ dan berdiri tegak.

6. Melakukan dua sujud seperti dalam shalat fardhu.

7. Dalam sujud pertama, membaca “Subhanallah” tiga kali.

Pos Terkait:  Hukum dan Ketentuan Ila' dalam Fiqih Pernikahan

8. Dalam sujud kedua, membaca “Subhanallah” tiga kali juga.

9. Bangkit dari sujud dan duduk di antara dua sujud.

10. Melakukan dua sujud lagi dengan bacaan seperti sebelumnya.

11. Setelah itu, bangkit kembali ke posisi berdiri dan melanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya.

12. Setelah membaca surat, melakukan ruku’ dan sujud lagi seperti langkah sebelumnya.

13. Setelah selesai, duduk di antara dua sujud terakhir dan membaca tahiyyat akhir.

14. Mengucapkan salam di sebelah kanan dan kiri.

15. Setelah salam, membaca doa Istisqa yang diinginkan dan berdoa memohon hujan kepada Allah SWT.

Teks Khutbah Shalat Istisqa

Berikut adalah teks khutbah yang dapat disampaikan sebelum melaksanakan shalat Istisqa:

Segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan-Nya dan memohon ampunan-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kami dan keburukan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Amma ba’du:

Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menurunkan firman-Nya dalam Kitab-Nya yang mulia:

“Dan apabila mereka berlayar di lautan, mereka berdoa hanya kepada Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Kemudian tatkala Allah menyelamatkan mereka (dari kesusahan) ke daratan, maka di antara mereka ada yang tetap di tengah-tengah (tidak beribadah) dengan tidak benar, tidak mengenal hak Allah. Tetapi kebanyakan mereka adalah orang-orang yang tidak bersyukur.” (QS. Yunus: 22)

Pos Terkait:  Isi Kandungan Al Quran Surat Al Falaq

Artinya: “Dan apabila mereka berlayar di lautan, mereka berdoa hanya kepada Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya. Kemudian tatkala Allah menyelamatkan mereka (dari kesusahan) ke daratan, maka di antara mereka ada yang tetap di tengah-tengah (tidak beribadah) dengan tidak benar, tidak mengenal hak Allah. Tetapi kebanyakan mereka adalah orang-orang yang tidak bersyukur.”

Para hadirin yang dirahmati Allah,

Sesungguhnya kita telah mendengar firman Allah Ta’ala dalam ayat yang mulia ini yang menjelaskan keadaan sebagian manusia ketika berada di tengah lautan yang luas, mereka berdoa hanya kepada Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, dan mereka berusaha menghindari segala bentuk penyembahan selain kepada Allah semata.

Para hadirin yang dirahmati Allah,

Saat ini negeri kita sedang dilanda musim kemarau yang panjang. Kekeringan melanda hampir seluruh penjuru negeri. Tanah menjadi retak, persediaan air semakin menipis, dan tanaman menjadi layu. Keadaan ini bukanlah ujian yang ringan, namun merupakan panggilan dari Allah kepada kita untuk kembali kepada-Nya, merenungi perbuatan dan kesalahan kita serta memohon ampunan dan rahmat-Nya.

Para hadirin yang dirahmati Allah,

Shalat Istisqa adalah salah satu cara yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT. Dalam shalat Istisqa, kita menampakkan kelemahan dan keterbatasan kita sebagai hamba, serta menyadari bahwa hanya Allah yang berkuasa atas segala sesuatu, termasuk cuaca dan turunnya hujan.

Pos Terkait:  Tata Cara Shalat Ghaib: Niat, Syarat, dan Rukunnya

Para hadirin yang dirahmati Allah,

Sesungguhnya dalam shalat Istisqa terkandung makna yang mendalam. Shalat ini merupakan bentuk tawakal dan ikhtiar kita sebagai hamba yang lemah dan butuh kepada Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita melaksanakan shalat Istisqa dengan penuh khushu’ dan ikhlas, serta berdoa dengan sungguh-sungguh agar Allah mengirimkan rahmat-Nya berupa hujan yang baik dan berkah bagi kita semua.

Para hadirin yang dirahmati Allah,

Demikianlah khutbah ini kami sampaikan, semoga kita dapat menjalankan shalat Istisqa dengan benar dan khusyuk, serta memperoleh rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah dalam setiap amal perbuatan kita. Karena hanya dengan kembali kepada-Nya, kita akan mendapatkan keberkahan dan kehidupan yang sejahtera di dunia dan akhirat.

Kesimpulan

Shalat Istisqa adalah ibadah yang dilakukan untuk memohon hujan kepada Allah SWT ketika mengalami kekeringan atau musim kemarau yang panjang. Dalam melaksanakan shalat Istisqa, persiapkan diri dengan berwudhu dan memilih tempat dan waktu yang tepat. Laksanakan shalat dengan mengikuti tata cara yang telah dijelaskan sebelumnya. Sampaikan pula khutbah sebelum melaksanakan shalat sebagai pengingat pentingnya memohon hujan kepada Allah dalam keadaan kekeringan. Semoga dengan melaksanakan shalat Istisqa dengan ikhlas, Allah SWT akan mengabulkan doa kita dan memberikan hujan yang baik dan berkah.